Tittle : Too Late (I’m Sorry) – Part 1
Cast : Lee Hyukjae, Lee Donghae, Jang Yunhee, Samantha Kim
Genre :  Romance, Family, Angst (?)
By : Gabriela Sandra

“Yunhee-yaaaaaa!!” teriak Hyukjae sambil berlari kearah Yunhee yang sedang berjalan. Yang dipanggil pun menoleh. “Oh, Hyukjae-ya, ada apa?” tanya Yunhee saat Hyukjae berhenti disebelahnya. “Kau mau kemana?” tanya Hyukjae dengan cengiran khasnya. “Aku mau ke mini market didepan. Kenapa?” tanya Yunhee balik. “Kebetulan aku juga. Ayo bareng,” ajak Hyukjae. Yunhee menangguk. Dan mereka pun mulai berjalan ke mini market itu berdua. “Ehm.. Yun,” panggil Hyukjae diperjalanan. “Ya?” tanya Yunhee sambil menoleh. “Kau.. apa.. sudah punya pacar?” tanya Hyukjae. Yunhee menatap Hyukjae. “Kenapa tiba – tiba bertanya seperti itu?” tanya Yunhee bingung. “Ah, tidak apa – apa. Hanya bertanya. Yasudahlah, abaikan saja.” Jawab Hyukjae.

“Eh, Hyuk.. Donghae oppa.. gimana kabarnya?” tanya Yunhee semangat. Hyukjae menoleh, lalu tersenyum pahit. “Baik. Dia baik – baik saja,” hanya itu jawaban yang dapat diberikan Hyukjae. Dia paling benci kalau Yunhee menanyakan hyungnya itu, atau pria lain. Hyukjae egois? Ya. Dia memang egois. Dia egois karena dia ingin Yunhee menjadi miliknya. Hanya miliknya.

“Ah, jinjja? Baguslah..” jawab Yunhee sambil tersenyum. “Yun.. apa kau menyukai Hae hyung?” tanya Hyukjae sambil membuka pintu mini market. Yunhee menatap Hyukjae lagi. Lalu tertawa kecil. “Apa yang sedang kau bicarakan? Tentu saja tidak,” jawab Yunhee sambil mencari barang yang akan dibelinya diikuti Hyukjae. “Lalu.. apa kau sedang menyukai seseorang saat ini?” tanya Hyukjae. “Memangnya kenapa kau bertanya seperti itu?” tanya Yunhee balik sambil mengambil beberapa makanan ringan dan menaruhnya dikeranjang. Hyukjae menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Tidak apa-apa. Memangnya tidak boleh?” Yunhee tersenyum.

“Boleh.. aku sedang tidak menyukai siapa – siapa kok,” jawab Yunhee bohong. “Eh, kau mau beli apa?” tanya Yunhee. “Ah, itu.. hanya ini,” ucap Hyukjae sambil mengambil dua buah makanan ringan. “Untukmu dan Donghae oppa? Wahh, kau dongsaeng yang baik,” puji Yunhee sambil tertawa ringan. Hyukjae ikut tertawa kecil lalu menggandeng Yunhee ke kasir.

Selesai membayar, mereka cepat – cepat keluar dari mini market. “Ehm.. Hyuk.. negara apa yang paling kau suka?” tanya Yunhee. “Aku? Amerika.” Jawab Hyukjae. “Amerika? Kenapa?” tanya Yunhee lagi. “Karena.. aku suka L.A,” jawab Hyukjae polos membuat Yunhee tertawa. “Kalau kau? Negara apa yang kau suka?” sekarang gantian Hyukjae yang bertanya. “Eng.. Jepang?” jawab Yunhee. “Wae?” tanya Hyukjae lagi. “Aku suka suasana disana.. dan bunga sakuranya,” jawab Yunhee sambil tersenyum membayangkan suasana di Jepang. “Ah, Hyuk. Kita berpisah disini, annyeong!” ucap Yunhee sambil berbalik dan berjalan memunggungi Hyukjae. “Annyeong..” balas Hyukjae. “Saranghae.” Gumamnya pelan.

“Hae! Lee Donghae!” teriak Hyukjae saat ia sampai dirumah. “Bisa sopan sedikit?” tanya Donghae sinis. “Cih, untuk apa aku sopan kepadamu. Kau telah merebut semuanya dariku dan kau masih minta aku sopan padamu? Cuih” ucap Hyukjae sambil melepar kantong belanjaannya pada Donghae dan masuk kekamarnya. Sementara Donghae menatap kamar adiknya itu pasrah. Ya, dia memang telah merebut hampir semua milik Eunhyuk. Ia membuat eomma dan appanya lebih sayang kepada Donghae. Ia membuat orang yang Hyukjae cintai jadi mencintai dirinya. Ia membuat sahabat Hyukjae lebih dekat dengan dirinya. Ia sudah merebut semuanya dari Eunhyuk. “Kakak macam apa aku ini.. hahh. Tapi aku tidak akan melepaskan Yunhee..” gumamnya lalu menaruh kantong belanjaan kemeja makan.

Dikamarnya, Eunhyuk memikirkan cara untuk mendapatkan Yunhee. “Aku harus menyatakan cintaku sebelum Donghae menyatakan cintanya,” gumamnya pada dirinya sendiri. “Tapi kapan..” lanjutnya putus asa. “Besok… ya! Besok!” ucapnya semangat. Ia mengambil ponsel yang diranjang.

To : Yunhee
Yun! Besok bisa bertemu ditaman biasa?

From : Yunhee
Bisaa😀 Jam brapa?

To : Yunhee
04.30 J

Hyukjae melompat kegirangan. Yes! Rencanaku akan berhasil! Semoga Yunhee menerimaku. Cih, liat Lee Donghae. Aku akan merebut kembali apa yang sudah kau rebut dariku, batin Hyukjae

“LEE HYUKJAE!” teriak Donghae dari luar. Ada apa si brengsek itu memanggilku? Mengganggu suasana saja! Pikir Hyukjae. Dengan malas Hyukjae berjalan keluar kamar. “Apa?” tanyaku malas. “Tadi kau kemini market dengan Yunhee?” tanya Donghae. “Urusanmu?” balas Hyukjae malas. “JAWAB AKU!” teriak Donghae sambil menarik kerah bajuku. “Kalau iya, kenapa?” tanya Hyukjae acuh tak acuh. “Siapa yang suruh kau pergi dengannya?!” bentaknya. “MEMANGNYA KAU SIAPA DIA!?” bentak Hyukjae tak kalah keras. BUUK!! Dia menonjok pipiku. Kurasakan darah segar mengalir dari mulutku. Hyukjae tersenyum kecil. “Apa kau tidak puas merebut semuanya dariku? Kau merebut eomma dan appa, teman – temanku, bahkan Yunhee! APA MAUMU!?” teriak Hyukjae keras lalu gantian menonjok Donghae. “Pergilah!” Hyukjae mendorong Donghae hingga jatuh lalu ia masuk kedalam kamar.

~

Hyukjae menggosokkan kedua tangannya, kedinginan. “Haah, kemana Yunhee..” gumamnya pada diri sendiri. “Hyukjae-ya!” teriak Yunhee dari belakang Hyukjae. Hyukjae menoleh. “Oh? Yunhee!” panggilnya sambil tersenyum memperlihatkan gusinya.  “Ada apa Hyuk?” tanya Yunhee sambil duduk disamping Eunhyuk. “Aku.. aku ingin mengatakan sesuatu,” jawab Hyukjae. Yunhee menatap Hyukjae. “Aku.. saranghae,” ucap Hyukjae. Yunhee terbelalak. “Hah? Apa? Apa yang kau katakan tadi?” tanya Yunhee sambil menatap Hyukjae kaget. Hyukjae tersenyum kecil. “Saranghae, Jang Yunhee. Maukah kau jadi pacarku?” tanya Eunhyuk menatap mata Yunhee. Bagaimana ini.. aku tidak ingin mengecewakan Hyukjae.. tapi.. aku menyukai Donghae.. Ahh, apa yang harus aku lakukan? Batin Yunhee bingung. Tapi ia berusaha menyembunyikan perasaannya. “Hyuk.. kalau kau mau tau jawabannya.. cek emailmu nanti,” jawab Yunhee sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan Hyukjae sendiri. Sementara yang ditinggalkan hanya bengong. “Aish, dia membuatku gila!” ucapnya pada diri sendiri lalu mengacak – acak rambutnya.

~

(Yunhee POV)

Aish! Bagaimana ini? Aku benar – benar tidak mau mengecewai Hyukjae.. apa aku menerima dia saja? Tapi aku kan menyukai Donghae oppa! Aku benar – benar bisa gila kalau begini caranya!

Dirumah.. aku berlari kedalam kamar, lalu mengeluarkan ponselku dan menghubungi Donghae oppa. Ya, Donghae oppa memang sudah mengetahui aku menyukainya. “Halo?” sapa Donghae. “Oh, Hae oppa.. Eunhyuk.. dia..” ucapku terbata – bata. Tanganku bergetar. “Ha? Ada apa dengan anak itu? Dia kenapa?” tanya Donghae. Nadanya agak panik. “Ah, tidak.. dia.. menyatakan cintanya padaku..” jawabku lemas. “…” Tidak ada jawaban. “Halo? Donghae oppa?? Apa kau disana?” tanyaku. “Eng.. ne..” jawabnya pelan. “Eotteohke? Aku menyukai oppa.. tapi aku tidak mau mengecewakan dia” aku menghembuskan nafas berat. “Terima saja,” ucap Donghae membuatku terhenyak. “Apa?” tanyaku shok. “Terima saja dia, kau tidak mau mengecewakan dia kan? 2 bulan kemudian kau putuskan dia,” usul Donghae oppa. Apa ini benar? Aku tidak mau membuat Eunhyuk sedih. Tapi.. aish. Lupakan! “Araseo..” jawabku pasrah. “Annyeong oppa,” ucapku sebelum benar – benar memutuskan sambungan.

Aku berjalan kearah komputerku dan menyalakannya. Lalu membuka email. Dan mulai mengetik emailku untuk Hyukjae, selesai mengetik aku langsung mengirimnya ke Hyukjae.

(Yunhee POV -end-)

~

Hyukjae berlari masuk kedalam rumah. “Hei, Lee Hyukjae,” panggil Donghae membuat langkah Hyukjae terhenti. Ia memasang wajah jutek lalu menoleh. “Apa?” tanya Hyukjae malas. “Tidak akan lama.. aku membuat surprize untukmu,” ucap Donghae lalu berjalan kearah kamarnya. Hyukjae mengernyit, bingung. Lalu ia mengangkat bahu dan masuk kekamarnya.

Cepat – cepat ia menyalakan laptopnya dan membuka email. “Ha!” pekiknya saat ia melihat email dari Yunhee. ”

Lee Hyukjae. Jangan terburu – buru.. kau benar – benar mencintaiku kan?🙂 Kau ingat kemarin waktu kita ke supermarket? Aku mengatakan kepadamu bahwa aku tidak menyukai siapa – siapa.. Sebenarnya.. aku sedang menyukai seseorang, dan itu kau. Hehe~ maaf sudah berbohong..

Nado saranghae Lee Hyukjae~

Hyukjae menganga. “WHOAAAAAAAAAAAAAAA!!” teriaknya heboh. Ia berputar – putar sendiri dikamarnya. “Yeaaa! Rencanaku berhasil! Kau pintar Lee Hyukjae,” ucap Hyukjae memuji dirinya sendiri. Lalu ia mulai membalas email dari Yunhee.

Oh astaga. Aku rasa aku jantungan. Benarkah? Apa itu artinya kau menerimaku? Tanggal berapa hari ini? Aku akan mencatatnya besar-besar dibukuku! Kkk~ aku terlalu bahagia~ 

Dia mengirim email itu lalu tersenyum puas. “Aku menyingkirkanmu, Lee Donghae” gumamnya pada diri sendiri.

Sementara dikamar Donghae.. “Maafkan aku Hyukjae.. aku ter-”

“WHOAAAAAAAAAAAAAAA!!” teriakan itu membuat Donghae kaget, lalu tersenyum kecut. “Rupanya Yunhee sudah menerimanya ya? Hah.. bersabarlah Lee Donghae.. hanya dua bulan,” ucapnya sambil tersenyum pada dirinya sendiri.

-TBC-

About haejinelf1315

Super Junior daebak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s