Ini hanya kisah cintaku mungkin? Kisah cintaku yang disatu sisi seru dan disatu sisi menyakitkan. Namaku Ella. Aku hanya seorang perempuan simple, bisa dibilang tomboy, bodoh dalam pelajaran, rusuh, yaa tidak ada bagus – bagusnya diriku. Ditambah aku bukan seorang perempuan yang cantik. Yahh, aku baru kelas 7. Semuanya berjalan sangat normal, seperti biasanya. Sampai aku bertemu dia lagi. Dia, orang yang kusukai sekarang. Dulu aku sangat membencinya, well, tidak benci banget… Tapi aku selalu bertengkar saat bertemu dengannya! Bahkan waktu itu aku sampai melempar – lempar barangku kearahnya, hehehe ^^v. Namanya Sanderson. Dia tidak tampan, tidak jelek juga. Lumayan lah😀 Aku sudah mengenalnya dari SD. Mungkin kelas 2 SD..? Aku satu jemputan dengan dia, sebenarnya sih rumahku dekat dengan sekolah, tapi mamaku memaksa untuk ikut jemputan.

Dulu, sebelum aku menyukainya, setiap aku bertemu dengannya di jemputan, semuanya pasti rusuh! Aku dan dia selalu teriak – teriak seenak jidat tanpa memperdulikan yang lain keberisikan, hahaha.Teman – temanku sampai geleng – geleng kalau aku bertemu dengannya dan bertengkar. Dulu aku memanggilnya ‘onta’. Hahahaha. Panggilan yang konyol bukan? Ketika kelas 5 menuju kelas 6, aku sudah jarang sekali bertemu dengannya. Dan kelas 6 aku berhenti ikut jemputan itu. Jadi aku sudah tidak pernah bertemu dengannya. Bahkan aku lupa dengannya.

Ketika kelas 7, awalnya dia masih juga belum muncul, dan aku belum ingat dengannya. Hari ke-3 sekolah, ketika istirahat. Dia muncul! Astaga, aku benar – benar kaget saat itu! Karena dulu aku berfikir kalau dia sudah mau SMA. Ternyata dia hanya lebih tua 2 tahun dariku (-_____-‘’).  Kelas dia pas diatas kelasku. Jadi kalau istirahat dan aku duduk dipinggir – pinggir, pasti akan terlihat dari atas. Waktu itu aku sedang berjalan keluar menuju kekantin, tiba – tiba ada yang memanggilku.

“WOOII!!” dia berteriak keras, aku yang merasa dipanggil pun menoleh, ketika aku menoleh dan melihat siapa yang memanggilku ternyata itu dia! Dulu aku hanya tau namanya itu Derson, karena itu panggilan dia. Dia mulai meledekku dan aku membalasnya. Dan kami kembali bertengkar. Yahh begitulah hari – hari seterusnya.Sampai dia berteriak memanggil – manggil namaku. Dan teman – temannya mendengar. “Aish! Dia nyebelin banget! Gara – gara dia coba temen – temennya pada tau nama gw!” curhatku pada temanku, Yona. “Hahaha. Demen kali sama lu,” jawab temenku sambil nyengir. “Najong! Jijay dah!” ucapku bergidik geli. Sementara temanku hanya tertawa kecil.

Setiap hari berjalan seperti itu. Sanderson dan teman – temannya meneriakiku begitu juga dengan aku. Sampai aku tau teman kelasnya yang bernama Okta. Dia cantik, baik, kalem. Awalnya aku tidak perduli dengan dia, karena aku belum terlalu kenal dengannya. Tapi semenjak aku mulai suka dengannya, aku merasa agak minder dengannya. Secara gitu, dia dan aku beda banget! Dia cantik, sementara aku? Cantik apanya? –‘.

Orang pertama yang kuberi tahu kalau aku menyukai Derson itu Yona. Karena aku tau dia tidak akan bocor. Sebenarnya aku hanya ingin memberitahu dia. Jadi tidak ada yang akan meledekku lagi. Selama hanya dia yang tau, aku selalu bercerita tentang dia kepada Yona. Sampai – sampai Yona bosan, hahahaha. Lalu rahasiaku itu diketahui oleh teman – temanku yang lain *5 orang* karena kami sedang bermain jujur – jujuran. Setelah itu salah satu temanku ingin mengetahui aku menyukai siapa. Awalnya tidak mau kuberitahu, tapi karena dia juga memberitahu orang yang dia suka aku juga memberitahunya. Ternyata aku salah memberitahu orang! Dia memberitahukan ke semua orang! Gila! Bahkan dia berteriak – teriak ke teman Derson! Dan sejak itu aku selalu diteriaki oleh mereka. “Cieee ! Derson! Ada cewek lu!” Argh! Benar – benar kacau! Tapi lama – lama aku mulai terbiasa ^^. Malah itu bisa membuat moodku lebih baik, kalau aku sedang badmood. Saat aku berteriak – teriak dengan teman – temannya juga bisa bisa membuat moodku baik! Hahahaha.. tapi ada satu orang yang kusegani. Okta. Katanya dia juga suka dengan Derson, dan katanya Derson juga suka dengannya. Sakit memang. Tapi aku berusaha menutupinya, terus, hari – hari selanjutnya berjalan terus seperti biasa. Dan aku sering sekali melihat Derson dan Okta ngobrol bersama. Walaupun teman – temanku dan teman – teman Derson bilang Derson menyukaiku juga, aku tidak percaya. Jelas sekali kalau Derson suka dengan Okta. Benar – benar sedih ya nasibku? Hahaha.

Sampai aku memutuskan untuk berhenti menyukainya, setelah beberapa bulan menyukainya dan merasakan sakit? Aku merasa.. tidak pantas menyukainya? Benar kan? Dia menyukai Okta *mungkin* dan aku tidak mau mengganggunya lagi.. Mungkin, aku hanya akan masih bertengkar dengan teman – temannya ^^v.

You are smiling , not knowing the pain in me..
I tried to smile, but when I see her
I felt like a rubbish that don’t needed anymore ..😦
I’m sorry if in the previous day I’m distrubing you. I’m so sorry..
I wish you happy with her🙂

——————

Annyeong ! Author galau nih .. Jadi kebuat deh cerita ini, sebenernya sih ini based in true story .. Cuma namanya author ganti aja.. Namanya juga dibuat mirip- mirip atau gak dari nama tengah orangnya🙂 enjoy ,,

About haejinelf1315

Super Junior daebak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s